Kamis, 21 Juli 2011

HARI KE TUJUH KARANTINA

Dihari ke tujuh siswa dan siswi diuji keterampilan dalam melakukan pertolongan pertama khususnya pada melakukan penilaian dan resusitasi jantung paru , peserta harus mampu melakukan keterampilan ini dengan tepat dan sesuai dengan alur yang di rekomendasi

HARI KE ENAM KARANTINA

Tiba pada hari ke enam siswa dan siswi diksar diberikan materi evakuasi mulai dari evakuasi tanpa mengunakan alat maupun menggunakan alat, baik evakuasi oleh satu orang, dua orang sampai satu team evakuasi, sore harinya dilanjutkan penanganan korban dalam jumlah banyak (triage) dan pada malam harinya peserta di uji dalam keterampilan dan pengetahuan yang telah diberikan

Senin, 18 Juli 2011

HARI KE LIMA KARANTINA

Setelah semalaman hujan deras menjibaku merajai awan sendu merambah kelam malam kemarin membuat pagi di hari ke lima Diksar bermandikan embun, sejuk membasahi hati yang lelah dan rindu akan suasana rumah peserta diklat yang menjalani karantina.

Suasana Shubuh yang berselimuti kabut terdengar derap langkah para peserta Diksar yang sedang berolahraga, suhu dingin pagi sontak berubah hangat tatkala peluh membanjiri seluruh tubuh para peserta diksar serta nanyian lagu-lagu diksar menyaut-nyaut memberikan semangat pagi yang luar biasa.

Minggu, 17 Juli 2011

HARI KE EMPAT KARANTINA

“siapa kita !!!! KSR…!!!!
Motto kita !!!! Siap , Tanggap, Dicintai !!!!”
Masuk pada hari ke empat siswa siswi mulai terbiasa dengan metode pelatihan , dari pola makan yang tidak teratur dalam diklat ini setiap waktu makan harus makan , dari kebiasaan bangun siang , dalam pelatihan ini peserta wajib bangun pagi setiap hari.
Semua kegiatan terjadwalkan dan sanagt disiplin, hari ini peserta melanjutkan materi yang diberikan fasilitator yakni kebijakan PMI tentang HIV/ Aids dilanjutkan dasar-dasar pertolongan pertama. Siang hari peserta diajak shalat jumat berjamaah sementara siswi membersihkan camp.(teguh/biro PUBDOK-Dedi-Foto) 

HARI KE TIGA KARANTINA

“Diklat KSR Harus Bermental Baja
Setiap Perintah Merupakan Ujian
Mau Makan Jalan Jongkok Habis Makan
Langkah Tegap Kalau salah
Siap dibentak-bentak”

Hari ketiga berlanjut suasana serambi karantina pagi hari setelah 2 hari sudah peserta mendapatkan pembekalan yang luar biasa dari para pelatih. Seperti biasanya saat mentari menyapa pagi sinar hangatnya turun diantara dedaunan menyelimuti camp diksar peserta bangun untuk melaksanakan kegiatan rutin yakni mandi kemudian sholat shubuh berjamaah.

HARI KE DUA KARANTINA

Sirine menggaung menderu-deru memecah sepi shubuh tenang pukul 04.00 WIB tanda peserta DIKSAR dikumpulkan dilapangan untuk mengikuti serangkaian kegiatan hari ini.

“setelah saya bubarkan siswa-siswi membersihkan diri 15 menit dilanjutkan persiapan dan sholat shubuh berjamaah, pukul 04.45 WIB sudah berkumpul disini kembali, jelas !!! SIAAAAP !! “. Begitulah intruksi yang diberikan pelatih kepada siswa-siswi mengawali kegiatan pagi ini, setelah sholat siswa siswi diajak berolahraga pagi dilanjutkan apel pagi sebelum melaksanakan serangkaian kegiatan belajar siswa dan siswi.

Kamis, 14 Juli 2011

PENDIDIKAN DAN LATIHAN DASAR KSR XII DIMULAI

foto bareng : Peserta Diklat berfoto bersama Panitia Pelatih dan Pengurus  PMI Kab. Bogor  usai upacara pembukaan 


Semangat Pagiiiii..........................................................
begitulah seruan yang berkumandang di sela barisan tegap para peserta diklat (Pendidikan dan Latihan) KSR angkatan XII yang di ikuti oleh 45 peserta terdiri dari 31 Putra dan 14 Putri dari 18 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Bogor yang dilaksanakan di Buper Cimandala Kabupaten Bogor mulai tanggal 12 sampai 26 Juli 2011